16
Dec
09

Top 5 MP3 Player of 2009

Tahun 2009 segera berakhir. Berbagai penghargaan untuk berbagai kategori dari beragam topik telah diumumkan. Saya baru saja selesai membaca artikel ini: Lima besar pemutar musik/ MP3 player/ portable media player versi anythingbutipod.com:

#5: Sony Walkman X-1000

#4: Microsoft Zune HD

#3: Cowon iAudio S9

#2: Samsung P3

#1: SanDisk Sansa Clip+

Sony seri X memang sudah terkenal memiliki kualitas suara yang luar biasa serta build quality kelas atas. Hanya saja harganya pun sudah terkenal mahal banget. Microsoft Zune HD bentuknya memukau dengan warna-warna cerahnya. Cowon tidak perlu diragukan lagi kualitas suaranya karena sudah melegenda. Tapi kenapa Cowon S9 bisa kalah dari Samsung P3? Dan kenapa adik Sansa Clip, Clip+, masih bisa meneruskan kejayaan kakaknya yang menjadi jawara tahun lalu?

Silakan baca artikel lengkapnya di sini

26
Nov
09

Mengganti Lagu PES2010

skrincrotz pes2010 20

Mari kita buat playlist sendiri!

Sebenarnya soundtrack game Pro Evolution Soccer 2010 menurut saya bagus-bagus, apalagi bila dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. Di PES2010 kita dapat mendengarkan lagu-lagu yang dibawakan oleh artis-artis yang cukup terkenal, beberapa diantaranya adalah Keane, The All American Rejects, Kaiser Chiefs, Hoobastank, Klaxons, dll. Musik yang dibawakan mereka pun tergolong asik dan enak didengar (walaupun bagi sebagian orang mungkin terlalu keras). Namun setelah beberapa lama memainkan game ini, ada kemungkinan rasa bosan menghinggapi juga.

Tapi dengan bantuan program Kitserver kita dapat mengedit game ini. Tentu saja lagu-lagu yang menjadi soundtrack pun bisa kita ganti sesuai keinginan. Bagi Anda yang tertarik ingin mencobanya, silakan ikuti langkah-langkah berikut.

Langkah-langkah yang diperlukan:

  • Install game Pro Evolution Soccer 2010 (duh!)
  • [optional] Install PES2010 Patch 1.02
  • Install Kitserver 2010 (v9.1.2 diperlukan untuk PES2010 v1.02)
  • Aktifkan Kitserver (attach to PES2010.exe)
  • Buka config.txt di folder kitserver
  • Tambahkan baris img.dir = “lagu” pada bagian bawah [afs2fs]
  • Buat folder baru di dalam folder kitserver (contohnya tadi: lagu)
  • Buat folder baru di dalam folder lagu, bernama img
  • Buat folder baru di dalam folder img, bernama dt02.img
  • Install PES Sound File Converter
  • Konversikan lagu-lagu yang akan digunakan dengan menggunakan PES Sound File Converter menjadi bentuk *.adx (contoh: “Kabogoh Jauh – Darso.mp3″ menjadi “Kabogoh Jauh – Darso.adx”)
  • Simpan file-file *.adx tersebut ke dalam folder “…\KONAMI\Pro Evolution Soccer 2010\kitserver\lagu\img\dt02.img\”
  • Rename file-file tadi dengan penamaan m_11.adx, m_12.adx, dst. (contoh: “Kabogoh Jauh – Darso.adx” menjadi “m_11.adx”)
  • Buat file baru bernama songs.txt di dalam folder lagu
  • Isi file ini dengan format: <binID>, “judul lagu”, “artis” (pada contoh ini misalnya 11, “Kabogoh Jauh”, “Darso”)
  • Simpan semua file.
  • Jalankan PES2010.exe

Dicoba dulu aja gan.

26
Nov
09

Galeri PES2010+

________________________________

  • Pro Evolution Soccer 2010 (v1.02)
  • Kitserver 2010 (v9.1.2)
  • PESEdit.com 2010 Patch (v1.02)
  • Indonesian Expansion Pack by metay
  • Trans7 Scoreboard by nanda
  • PES2010 Editor (v1.5) by w!ld@
19
Nov
09

#080 duh musim hujan…

Musti beli jas hujan nih. Duit lagi. Sebelumnya saya pernah punya dua jas hujan, namun keduanya sudah sobek tanpa penyebab yang jelas. Makanya sekarang saya agak berhati-hati dalam membeli yang baru. Inginnya sih yang tebal, kayak punya si Uut (‘jas hujan pelaut’ katanya). Tapi ga tau belinya di mana. Punya Gebe juga kelihatannya bagus bahannya, tapi nampaknya agak mahal. Mungkin saya beli yang kayak punya Fuad aja di Griya Buah Batu kayak dia.

Ah ah… akhirnya Leopard dihapus juga. Bukannya saya ga puas dengan OS yang satu itu, tapi saya rasa Ubuntu Karmic Koala sudah mampu menghasilkan kinerja yang mantap dan oke untuk everyday use laptop saya ini. Selain itu keterbatasan harddisk juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat saya harus mengambil keputusan berat ini.

“Perpustakaan FSRD” juga sudah kembali berfungsi lagi. Senangnya… Kini saya semangat deh datang ke studio lagi. Ahahaha… Tapi sebenarnya ini juga memengaruhi keputusan saya mengusir si Leopard. Apa pasal? Rupanya dengan terhubungnya kembali saya ke jaringan kampus membuat kebutuhan ruang kosong di harddisk semakin banyak. Jika saya masih menginstal tiga OS di laptop ini (dengan kapasitas harddisk hanya 40 GB) alhasil sedikit sekali unduhan yang bisa saya angkut dari kampus ke rumah. Hehehe.

Baru aja game “Call of Duty Modern Warfare 2″ saya tamatkan. Sebentar sekali rupanya, hanya sekitar enam jam saja. Perasaan sih lebih sebentar dari prekuelnya. Tapi pengalaman bermainnya lebih mengasyikkan. Seru dan plotnya cukup mencengangkan! Saya jadi berencana menamatkannya lagi deh (tentu saja dengan tingkat kesulitan lebih tinggi). Asik deh pokoknya.

14
Nov
09

#079 melankolia -rev

Pagi ini saya baru saja terbangun dari sebuah mimpi yang manis. Tidak bisa dikatakan indah, namun cukup manis (a sweet dream kalo kata orang bule, kali ya). Saya tertidur tanpa sadar ketika komputer masih menyala di awal hari tadi. Ketika saya sadari, jarum pendek jam dinding menunjuk angka empat. Setelah menghabisi komputer saya tidur lagi. Kali ini dengan selimut membungkus tubuh. Dan kali ini dengan mimpi.

Dia masih seperti dulu. Masih seperti ketika pertama saya jumpa dengannya. Masih dapat kulihat rambutnya yang tergerai di bahunya. Masih dapat kulihat bando putih di kepalanya. Masih kulihat seragam putih abu-abu dipakainya. Masih dengan tawanya yang khas. Masih dengan matanya yang meneduhkan. Masih dengan suaranya yang tergambar jelas di kepala ini.

Rupanya memori tentang dia masih membekas pada diri saya, walaupun sudah berulangkali saya bersikukuh menyangkal pada teman-teman yang menanyakan perasaan saya padanya kini. Saya selalu bilang pada mereka kalau saya sudah melupakan dia, dan dia kini tak lebih dari bagian masa lalu saya. Sebuah kisah “kasih yang tak sampai” (kayak lagu Padi, yah).

Namun mengapa di mimpi tadi saya begitu gembira bisa melihat wajahnya lagi? Mengapa hati saya bergejolak ketika dia mengajak saya pergi berdua dengannya? Dan mengapa saya begitu enggan beranjak dari tempat tidur ketika mimpi itu berakhir? Pertanyaan-pertanyaan ini terus membayangi saya.

Sebuah lagu yang mengingatkan saya tentangnya:

She’s a pretty girl. She’s always falling down.
And I think I just fell in love with her,
But she won’t ever remember, remember.

And I can always find her at the bottom of a plastic cup.
Drowning in drunk sincerity.
A sad and lonely girl.

Quit crying your eyes out.
Quit crying your eyes out and, Baby come on.
Isn’t there something familiar about me?
The past is only the future with the lights on.
Quit crying your eyes out, Baby.

And she said,
I think we’re running out of alcohol. Tonight, I hate this fucking town.
And all my best friends will be the death of me,
But they won’t ever remember, remember.

So please take me far away, before I melt into the ground.
And all my words get used against me.
This sad and lonely girl.

Quit crying your eyes out.
Quit crying your eyes out and, Baby come on.
Isn’t there something familiar about me?
The past is only the future with the lights on.
Quit crying your eyes out, Baby.

Quit crying your eyes out.
Quit crying your eyes out and, Baby come on.
Isn’t there something familiar about me?
The past is only the future with the lights on.
Quit crying your eyes out.
Isn’t there something familiar about me?
Quit crying your eyes out.
The past is only the future with the lights on.
So quit crying your eyes out, Baby.

“Baby Come On” oleh +44